Penjelasan Singkat


Salah satu penanda kekhasan di Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta adalah penyelenggaraan Peneguhan Ideologi Muhmammadiyah Pegawai Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Pada kurikulum Perguruan Tinggi Mu ham- madiyah terdapat ketentuan bahwa RIM merupakan materi wajib, semacam peneguhan Ideologi Muhammadiyah.

Tujuan


  • Reorientasi Dinul Islam sehingga mampu memahami ajaran islam sesuai dengan paham agama menurut Muhammadiyah
  • Reorientasi Ibadah Praktis sehingga mampu menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran Muhammadiyah
  • Orientasi ideologi Muhammadiyah sehingga mampu menjelaskan dasar dasar ideologi Muhammadiyah

Katagori / Jenjang Peserta


  1. Tingkat Dasar
    • Pegawai Madrasah Muallimin yang belum pernah melakukan pelatihan resmi perkaderan baik yang dilakukan oleh ORTOM maupun oleh Muhamadiyah dan Aisyiyah
    • Pegawai Madrasah Muallimin yang tidak aktif di kepengurusan Muhammadiyah/ Aisyiyah

  2. Tingkat Menengah
    • Pegawai Madrasah Muallimin yang telah dijatakan lulus E-Lerning Tingkat Dasar
    • Pegawai Madrasah Muallimin yang belum pernah mengikuti pelatihan resmi perkaderan yang dilakukan oleh ORTOM maupun oleh Muhammadiyah/ Aisyiyah
    • Pegawai Madrasah Muallimin yang tidak terlibat aktif dalam kepengurusan Muhmamadiyah/ Aisyiyah minimal di tingkat Ranting / kemasyarakatan

  3. Tingkat Lanjutan
    • Pegawai Muallimin yang telah mengikuti perkaderan Tingkat Nasional baik yang dilakukan oleh ORTOM maupun oleh Muhammadiyah/ Aisyiyah
    • Pegawai Muallimin yang aktif di tingkat Wilayah ataupun pusat baik di Muhammadiyah / Aisyiyah
    • Pegawai Madrasah Muallimin yang mempunyai minimal 2 binaan ( karyawan ) dalam upaya peneguhan Ideologi

  4. Tingkat Pelopor
    • Pegawai Muallimin yang memiliki Sertifikat Darul Arqam / Pelatihan Instruktur Purna yang di lakukan MPK PP Muhammadiyah dan Atau
    • Pegawai Muallimin yang telah menjadi pemateri kegiatan yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah/ aisyiyah di tingkat Nasional
    • Pegawai Muallimin yang mempunyai minimal 2 orang binaan ( Karyawan ) dalam upaya peneguhan ideologi.

Regestrasi peserta E- Lerning


  • Setiap Pegawai Madrasah Muallimin akan diberikan Akun ( Sesuai dengan Akun SI-Pegawai ) untuk dapat mendaftarkan diri sebagai pesertah
  • Peserta melakukan Regestrasi sesuai dengan jenjang dan katagori pengelompokan yang dikeluarkan oleh Madrasah
  • Pengelompokan peserta diatur berdasar hasil verifikasi yang dilakukan Madrasah
  • Peserta untuk tingkat tertentu diwajibkan untuk melampirkan berkas sesuai dengan aturan di tiap jenjangnya

Metode


  1. Pelatihan peneguhan Ideologi bagi pegawai Muallimin dengan mengguanakan metode E- Lerning dilakukan dengan cara
    • Peserta yang telah berhasil melakukan regestrasi selanjutnya mengikuti langkah sesuai dengan tahap yang telah di tentukan
    • Peserta harus menuntaskan materi sesuai dengan waktu yang di tentukan
    • Peserta dapat menentukan sendiri waktu untuk menuntaskan materi-materi pelatihan untuk tiap jenjang yang dipilih
    • Peserta untuk tingkat lanjutan dan Pelopor dapat melakukan pendampingan kepada peserta tingkat dasar dan menengah selama 1 semester

Penyelenggaraan


  • Penyelenggaraan dilakukan secara mandiri baik terkait tempat maupun waktu ditentukan sepenuhnya oleh peserta

Waktu dan Tempat Pelaksanaan


  • Penyelenggaranan peneguhan ideologi E- Lerning dilakukan selama 1 semester
  • Peserta dapat memilih rentang waktu yang telah di tentukan Madrasah
  • Peserta dapat menggunakan fasilitas madrasah untuk melakukan pelatihan E lerning Peneguhan ideologi
  • Peserta dapat melakukan pelatihan E-Lerning peneguhan ideologi secara bersama-sama dengan menggunakan lab Komputer madrasah dengan melakukan kordinasi dengan Operator Lab Madrasah Muallimin.


TENTANG MUALLIMIN

Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah adalah sekolah kader di bawah Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada tahun 1918.


Pada awalnya didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada tahun 1918 dengan nama Qismul Arqa di Kampung Kauman Yogyakarta. Sepanjang sejarahnya, Madrasah al-Qismu al-Arqo mengalami beberapa kali perubahan nama. Secara kronologis, perubahan nama ini dimulai dari Madrasah al-Qismu al-Arqo kemudian Hogere Moehammadijah School lalu Kweekschool Islam dan menjadi Kweekschool Moehammadijah. Perubahan nama menjadi Madrasah Mu’allimiin Muhammadijah terjadi pada tahun 1941 berdasar hasil kongres Muhammadiah ke-23 19-25 Juli 1934 di Yogyakarta.

ALAMAT & JAM KERJA

Sabtu – Kamis: 8:00 – 13:30 (Menerima Telepon hingga jam 13.15)
Jalan S.Parman No 68, Patangpuluhan, Yogyakarta
Telp: (+62) 274-373122, (+62) 274-376736
Fax: (+62) 385516
Email: mualliminmuhyk@gmail.com